Apa iya organisasi bisa mengembangkan kamu?
Apa iya organisasi lebih bisa mengembangkan kamu?
Sabtu,1 July 2017
11:54 WIB
Hello again yang lagi baca! Makasih ya! Semoga selalu dalam keadaan baik! :)
Today topiknya
Apa iya organisasi lebih bisa mengembangkan kamu?
Hari ini aku mau mengemukakan pendapatku.
Jawabannya adalah 50:50 kalo menurutku,
50% nya bagaimana kondisi organisasinya
50% nya bagaimana niat kita, apakah sungguh-sungguh atau tidak? hanya untuk sensasi atau memperbaiki diri atau bermanfaat bagi umat atau niat-niat yang lain.
// sejak sd aku udah suka ikut ekskul, dulu ikut dokter kecil sama paskibra. SMP jadi ketua Pramuka sama wakil ketua kelas tapi tetep bisa ikut olimpiade bidang akademik, sampe pas SMA jadi anak osis, tapi akademisnya biasa aja//
Jadi, mamaku udah biasa kalau aku pulangnya selalu saat matahari tenggelam hehe. Sampai hingga memasuki dunia perkuliahan, aku masih saja sibuk sampai harus jadi nyinyiran tetangga anak perawan pulangnya malam terus, walaupun gak ngapa-ngapain tetep aja jadi topik hangat tetangga buat diomongin.
Organisasi? Khususnya himpunan, jadi himpunan itu semacam perkumpulan mahasiswa di setiap jurusan gitu yang mempunyai tujuan yang samalah. (Klasik banget pengertiannya yak hehe)
Banyak faktor kok yang membuat kita lebih mengembangkan bakat dan minat kita bukan cuma di himpunan yakan?
Banyak organisasi dan kegiatan sosial di luar sana yang bisa kamu ikutin.
Aku gak menyangkal tiga hal terpenting ketika kita ikut organisasi.
1. Kamu akan mengasah untuk mengendalikan emosi kamu lebih baik lagi
2. Kamu lebih bisa me-manage waktu
3. Kamu bisa menambah relasi
Yap. 3 hal diatas emang gabisa dielak keuntungan ada di organisasi.
Tapi menurutku, semua kembali ke diri kita lagi.
1. Adakah kemauan untuk membuat diri ini lebih baik lagi?
2. Mampukan menerima dengan baik kritikan (yang disampaikan dengan cara yang baik atau kurang baik) dari orang lain terhadap kita
Selama pengalamanku, kamu harus berada di tempat orang-orang yang mendukung dan memotivasi kamu, mengkritik dengan cara yang baik (bukan nyinyir apalagi ngomongin dibelakang). Jadi, kamu bisa dengan bebas mengekspresikan diri kamu, membuat karya sekreatif kamu, tidak membatasi karakter kamu untuk terus kamu kembangkan.
Adakok, orang-orang dalam organisasi yang masih suka ngomongin di belakang, masih beda pendapat dan akhirnya berujung perdebatan yang tak usai, masih saling kurang memahami satu sama lain jadi suka berbuat dan berkata seenaknya. Tergantung kok, apakah dalam organisasi itu benar-benar terasa kekeluargaannya, terasa saling mendukungnya.
Ada organisasi yang seolah-olah satu tujuan. Tapi tidak. Justru didalamnya berlomba-lomba secara individual untuk menunjukkan bahwa dirinya yang terbaik, dirinya yang paling diandalkan, dirinya yang paling bisa dipercaya. Paling mengetahui semuanya.
// Menjadi dan mencari "paling" alias yang "Ter"//
Sekali lagi, bukan organisasi yang mampu mengembangkan kita. Tapi lingkungan lah yang berperan paling penting (terpenting). Tapi inshaAllah, selama niat kita baik, tujuan kita baik, all the universe will push you up. Allah akan membantu kamu, dengan iman yang kita punya. Bagaimanapun lingkungannya pasti kita tetap dalam pendirian, (makanya punya prinsip; yang nulis gapunya prinsip sih :(( ) maka dari itu, ga semua organisasi bisa mengembangkan kamu loh. Hati-hati. Kalau memang sekiranya kamu justru kurang nyaman,
1) coba koreksi diri sendiri, apakah ada yang salah sama diri kita? Contohnya gue, gue baperan nih menurut beberapa orang he. Tapi seiring berjalannya waktu kita bisakok mengurangi kebiasaan buruk dalam diri kita. Lebih perhitungkan lagi untung-rugi terhadap semua hal yang kita lakukan.
2) kumpulkan niat dari awal itu yang baik. Jangan niat nyari sensasi aja, jangan niat pengen dikenal aja. Kita tidak usah berusaha membuktikan bahwa kita ini ada. Lakukan saja yang kamu sukai selama itu baik untuk kamu dan baik untuk orang lain. Suatu saat pasti orang - orang bisa mencium wangi dan indahya bunga mawar kok. :) Yang baunya kurang haum mau ditutupin pake besi dari emas juga kecium he :"))
Yaudah, posisiku mahasiswa sekarang, kita semua sebagai mahasiswa punya 24 jam yang sama untuk mengeksplor diri kita.
Entah kenapa, diumurku yang "twenties" ini lebih mau bantuin orang tuaku dirumah, mau les bahasa asing aja (bhs china) karena jurusanku hanya lingkup bhs inggris, (semua org juga bisa kan bhs inggris, even just say "yes" and "no"), aku mau cari suasana di organisasi yang baru, gak berkutik disitu-situ aja. Lebih mau merasakan dirumah dibanding di kampus dan kelayapan. Lebih mau mengabdi untuk rumah juga ibu dan belajar masak. Bagiku, dengan bergabung dan berkenalan dengan banyak orang-orang yang baik dan luar biasa bisa nularin aku. Bagiku membantu orangtuaku lebih banyak pun sudah luar biasa (karena aku biasanya sibuk saja diluar rumah).
Aku sudah mengenal banyak karakter manusia (tapi pasti masih baanyaaaaak karakter yang belum aku tahu dan temui). Dengan kurang intensifnya kita di organisasi ga membatasi kita untuk berkenalan, untuk bermanfaat bagi orang lain, untuk terus berkarya, dan hidup tidak hanya sekedar hidup tapi membekaskan dan memberi pengaruh.
//^ semuaaa tergantung niaat^//
Hehe. Gitusih, kalau akusih cukup dulu sampai disini ter-lalu aktifnya, im going to be a mother, mau lebih banyak bekelin hidup yang produktif sebagai layaknya ibu dirumah (sorry, bukan mak mak rumpi instead yak) . Gue kenyang sama kisah-kisah nakal anak malam, pengedar narkobalah-ganjalah, main di club lah, suicide, kecelakaan anaklah, every damn thing yang dulu cuma sekedar cerita. "Tapi ternyata nyata".
Hidup ini kalau tenang-tenang aja justru bahaya loh, dibalik tenangnya awan ternyata banyak petir. Hehe.

Berawal gk sengaja liat link blog nya di ig. Trus tertarik pen baca, eeeh keterusan baca deh. Jd suka baca deh sekarang haha.. Makasih aeed..
BalasHapus