EDISI CURHAT
[ EDISI CURHAT, TIDAK UNTUK MENYINDIR SIAPAPUN, HANYA
BERBAGI CERITA DAN OPINI ]
Halo, balik laginih. Aku mau sekedar cerita aja sebenernya, akhir-akhir
ini jadi banyak mikir sampai gatau harus cerita darimana
·
Mulai aja kali yah, pertama. Aku lagi
overthinking sama omongan orang lain tentang aku, tapi kalo dipikir-pikir.
Omongan orang itu artinya dia peduli banget sama kita loh. Satu-satunya cara ya
menerima ajadeh apa aja yang dia sangka tentang kita, yang penting kita selalu
berfikir dan berbuat yang baik-baik aja. Omongan orang buat koreksi diri, tapi
bukan jadi label diri kita seperti apa yang orang lain bilang.
·
Sebenernya masalah memanajemen waktu, aku sampai
gabisa bagi waktu antara dirumah, kelas, dan organisasi. Kalau dirumah bantu
ibu kaya gosok-nyuci-ngepel-dan-kawan-kawannya biasanya sampai siang, baru ke
kampus, akhirnya telat atau bolos ke ruang organisasi, tidur, sorenya rapat
atau kumpul-kumpul biasa aja sampai yaa baru sadar, kalau sebenernya bangun
lebih pagi, gosok baju lebih pagi, selesai lebih pagi, bisa ke kampus pagi, ke
ruang/tempat organisasi sore deh. Yahh pokoknya pinter-pinter aja nanganin yang
namanya MAGER (MALES GERAK) harus dipaksain dengan motivasi, orang tua kita
juga capek kali kerja tiap hari, badannya juga remuk-remuk buat cariin uang
anaknya, ya itu. Kita juga harus rela remuk-remuk buat give the best for
ourselve and them.
·
Kedua, kita analogikan aja nihya. Misalkan si
Bejo itu adalah orang yang bisa ngerjain tugas dengan baik di Organisasi, tapi
kekurangan dia tuh ya sangat bawa perasaan, aduh Bejo akutuh pusing, soalnya
kalau aku ini nge-Chat dia, tulisan atau ketikan ku pendek-pendek dia marah .
Tapi aku jadi berkaca pada aku yang dulu, jadi dulu aku juga baperan gitu Jo.
Tapi masalahnya aku menangani lebih dari satu Bejo dalam satu organisasi ini.
Tapi disini loh yang namanya ngelatih mental, soalnya kuliah kalo Cuma belajar
aja jadi gaasik juga kan. Kita organisasi itu melatih untuk menghadapi berbagai
macam karakter orang, ngelatih banyak-banyak sabar, supaya kebal kalau
menghadapi orang-orang di dunia kerja nanti. Nih aku mau cerita tentang
orang-orang aneh yang aku temuin :
·
Sebut saja namanya Leo, si Leo ini anak Tanjung
Priuk (maaf yah), Badannya tinggi, bagus, gondrong, suka pake jaket sama celana
jeans, dia kalau cerita punya banyak keahlian dia bisa gitar, nyanyi, ngelukis,
jago ini-itu, ditakutin sama siapa aja, banyak yang ngedeketin, sampe pernah
ngaku punya temen se-Indonesia, relasinya dimana-mana, udah pernah keliling
Indonesia sampai pelosok manapun, jagoannya orang Tanjung Priuk. Waw. Tapi,
setelah kenal lebih jauh, dia marah sama Ibunya gara-gara Ibunya gamasakin dan
gabawain dia bekel soalnya sibuk sama cucu barunya. Hey mas, kamu udah mau
kepala tiga umurnya. Yaampun, heran aku tuh
·
Ada juga sebut saja namanya Neon, dia ini suka
nyeker keliling kamopus, sangat aktif dan interaktif, suaranya cempreng kaya
kambing, putih, kurus, tinggi, suka aksi. Semua pendapatnya adalah benar dan
banyak retorika. Suka berdebat tapi tak berujung. Yah, coba bayangkan saja lah
teman, dia ini unik sekali.
·
Pernah ketemu gasih orang yang panikan banget? Apa-apa
dipanikin. Masalahnya kalau cewe masih wajar, tapi ini cowo men. Dari tampang
sama cara dia ngomong udah bagus lah ya, tapi kalau udah panik. Hilang sudah
auranya. Hampir semua hal dibikin pusing, panik
·
Pernah ketemu juga sebut aja namanya Kambing, si
Kambing ini dapet posisi bagus nih, keliatannya berwibawa dan ramah banget. Tapi
percaya atau engga, dia gapernah bisa terbuka dan percaya sama siapapun, yang
hasilnya jarang orang yang bisa percaya dan terbuka sama dia. Dia juga gamau
ada orang lain yang “keliatan” lebih baik daripada dia. Aneh
·
Adalagi sebut saja namanya Raisa, cewe ini cari
perhatiannya luar biasa banget, aku pernah lagi ngobrol penting sama Bejo,
obrolan serius, tiba-tiba dia dengan percaya dirinya nyelip diantara aku dan
Bejo Cuma sekedar “minjem pulpen dong, adakek, gaada ya?” Itu pembicaraan
genting buat kedepannya, seharusnya dia tahu kalau kita lagi gak bercanda.
Sudah beranjak 20 tahun, masih aja kurang kasih sayang.
·
Ada juga ya, orang yang ga peka-peka sama
keadaan sekitar, apa yang sedang terjadi sekitar, terlihat seperti bodoamatan,
tapi, kalau diajak bertukar pendapat atau hanya sekedar berbeda pendapat. Dia
bisa ngambek, diem sampai waktu yang lama. Bawa perasaan. Aneh gatuh, ga peka
tapi baperan?
·
Waduh banyak deh, kita ke drama selanjutnya nih.
Jadi, ada yang hampir atau menyamai hasil karya aku dan teman-teman aku dalam
organisasi, dia posisinya adalah lembaga yang lebih tinggi daripada kita. Ada
rasa bangga memang, saat karya kita diserupai oleh angkatan atau lembaga yang
lebih tinggi. Tetapi banyak kecewanya karena kita masih dalam satu institusi,
mau dibilang apa oleh lembaga -lembaga lain yang ada didalamnya? Kenapa bisa-sama-
oke analogikan lagi-
Grup aku membuat kue yang mempunyai ciri
khas manis, hitam legit, kenyal, dan dibuat dengan cara dipanggang. Sedangkan
Grup sebelah yang merasa lebih ngetrend dari kita nama grupnya mempunyai kue
yang berwarna hijau, rasa asin, dan dibuat dengan cara dikukus. Keesokan
harinya, dia membuat kue dengan warna hitam, rasanya manis, ada topingnya
hijau, dan dibuat dengan cara dipanggang pula. Hampir sama bukan dengan grup
saya? Maka tim kami pun tidak terima karena kita berjualan dalam satu lingkup
yang sama, kecuali, kalau jarak toko kita jauh seperti pulau Jawa dan Pulau
Sumatera. Ini kita masih sama-sama dalam satu pulau. Maka untuk menyelesaikan
masalah kita ajak bertemulah grup mereka, sudah diskusi cukup panjang,
menemukan mufakat dan solusi ditempat itu. Tapi pada kenyataannya dia tetap
membuat kue dengan warna hitam, ada toping hijaunya, dan tidak ingin kembali ke
Kue warna hijau yang selama ini mereka buat,
Ya gitu kalo dianalogikan, sampai sekarang
belum bertemu titik ujung.
·
Drama selanjutnya adalah masalah di kelas,
teman-temanku tercinta. Kondisi kelasku baik-baik saja, terlihat seperti
akur-akur saja, tidak ada apa-apa, semua harmonis, sakinah-mawadah, warohmah. Tugas
ga numpuk-numpuk banget kalau dikerjainnya ga H-1 ya. Dosennya juga ngajar
sebentar, keluar. Gitu-gitu aja, jadi bosen. Tapi gamau juga punya kelas yang
dikit-dikit forum, ada yang keluar gruop, ketemu, bikin forum. Ada yang pacaran
dikelas, forum. Ada yang ganyaman dikelas, forum. Ada yang bikin grup lain
selain grup kelasan, forum. Aduh..ada juga kelas yang tengil, mainnya
kasta-kastaan. Aneh. Kuliah atau apa ini namanya. Tapi kalau dilihat
dari sudut pandang lain, semua lingkup yang ada disekitar kita itu tergantung
bagaimana cara kita menanggapi mereka dan cara menanggapi masalah. Semakin kita
tidak pernah membicarakan masalah itu ke orang lain, semakin kita diam dan
merunduk, masalah itu akan hilang dengan sendirinya, pikiran negatif itu akan
luluh semuanya, pikiran tidak sehat dan ketakutan dalam bertemu masalah itu luntur
sudah. Tapi kalau sering kita umbar, bilang sana-sini berbicara ada masalah
sebesar gunung dan lautan maka akan benar-benar terjadi, itu sugesti. Kalau
kata dosen saya, Fake It Untill You Make It. Berpura-puralah sampai itu
menjadi kenyataan. Maka berpura-puralah bahagia dengan tersenyum pada orang
lain, tertawa, bercanda, maka bahagiamu itu akan jadi nyata. Sama seperti
masalah, jika sudah kau tangani dengan caramu tetapi tetap bertahan disana
pokok masalahnya, maka berpura-puralah seolah-olah semua sudah baik, maka lama
kelamaan akan baik. Coba saja, tapi jangan salah artikan ini dengan “pura-pura
tidak tahu dan lari dari kesalahan” .
·
Drama selanjutnya ini, sudah biasa ada
di FTV ya. Hanya kisah
persahabatan yang terjadi pada segerombolan lelaki yang hancur karena salah
satu faktornya adalah wanita. Udah itu aja hehe.
·
Masalah selanjutnya, finance. Ekonomi atau keuangan keluarga. Semakin
gede, semakin malu minta uang sama orangtua kan? Nah, semakin gede juga
kebutuhan bertambah. Belum lagi memenuhi nafsu-nafsu remaja yang suka bei
barang-barang yang ga dibutuhin. Yaudahlahya, biasa masalah anak kosan yang
belum beli sabun, beli makan tiap harinya, nayar listrik, dan lainnya. Ada yang
kalau diajak makan bareng gapernah makan alesannya selalu katanya dirumah,
mamanya masak. Tapi pas kita kerumahnya gaada apa-apa. Ada yang gadikasih uang
jajan karena dihukum. Ada yang banyak uang sampai gatau harus buat apa uangnya.
Luculah, sudah tua sudah harus bisa mengatur keuangan. Malu sama remaja diluar
sana yang udah bisa ngasilin uang berjuta-juta tiap bulannya apalagi udah
investasi dimana-mana bisa naikin haji orang tua, nyicil rumah buat masadepan,
banyaklah yang lebih dari kita. Tapi kalau mau nengok ke bawah, ada yang gabisa
kuliah gara-gara biaya, ada yang cari kerjaan ga halal buat hidupin keluarga,
harus bersyukur dan berkarya terus deh.
·
MASALAH KESEHATAN. Guys, cantik itu
sehat. Banyak yang
ngeluh masalah gendutan, paha gedean, ini, itu. Sedihnya juga banyak
teman-temanku yang meninggal karena kanker otak, kanker rahim. Kalau dipikir-pikir
itu karena pola makan yang ga sehat. Gapernah olahraga, bukan Cuma pacar kok
yang bisa naikin mood. Tapi sehat, makan-makanan dan minum-minuman sehat juga
bisa naikin mood apalagi olahraga. Percaya deh sama aku, kalau kamu makan buah
minimal satu minggu sekali atau sekedar push up/sit up seminggu sekali, kamu
bakal ngerasain fresh mind dan badan seger. Cobain aja kalo gapercaya. Mau kamu
lagi sebete apapun sama doi, jadi lebih adem ngadepiinyaa. Sehat itu penting,
jangan pas udah badan lebar. Ke dokter,
jerawatan, ke dokter/ hmmmm / termasuk akunih merawat muka ekyee ke dokter. Kalau
dirawat, kurangin gorengan atau minyak, rajin cuci muka pokoknya kalau pola
hidup sehat,jasmani sehat pula lah rohani nya.
·
Apaya, udah sih. Banyak. Oiya terakhir
deh. Masalah cowok,
aku naksir cowo yang yah terkenal baik, ramah, berjiwa kepemimpinan, pokoknya
banyaklah yang bisa dibanggain dari dia, tapi ujung-ujungnya mengecewakan
karena sifatnya yang suka merendahkan orang lain guys, hehe. Lagi, aku nemu
cowo yang asik banget sumpah ngerasa cocok banget, udah kerja, ramah, lucu, ah
pokonya asiik. eh dianya punya orang, walaupun masih suka modus dianya, tapi
apa daya, aku gamau jadi PHO. Karma berlaku
woy. Ketemu [pernah}] sama cowo yang rajin ibadah, baik, jiwa kepemimpinan buat
mempengaruhinya kuat banget, eh. Pernah bunuh orang. YAUDAHLAH, lelah
hayati. Bye, hehe makasih udah baca loh muah

Kayaknya gua tau tuh yg kue wkwkk
BalasHapus