Terluka, oleh Ust Ja'far
Tidak ada manusia yang tidak pernah terluka. Tapi, bagaimana kita bisa berdamai dengan luka itu. Manusia termulia, Nabi kita baginda Rasulullah SAW sering terluka fisik dan batin. Allah swt saja, yang Maha pemberi rezeki masih dihina dan dibenci. Luka bukanlah aib, karena paling tidak dengan itu kita dekat dengan para mukmin terdahulu juga dengan para nabi. Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling banyak duka dan lukanya. Karena itu, bersabarlah dengan lukamu. Luka bisa jadi suka yang tertunda. Luka bisa jadi adalah suka dan keindahan itu sendiri. Sedekah itu kehilangan, namun itu adalah harta kita yang sesungguhnya. Justru sedekah itulah yang kekal dibanding harta yang kita miliki di dunia. Tidak ada luka yang diluar batas. Sabar adalah obatnya, karena ini akan membawamu lebih kuat. Kita cenderung lupa pada Tuhan saat suka . Seolah-olah rezeki itu bukan dari Tuhan. Jangan berprasangka buruk dengan keadaan. Sebentar lagi akan ada suka, tidak ada hidup yan...